HDTV: Kenali teknologi televisi masa depan

Mungkin banyak netter yang tidak mengetahui secara jelas apa itu HDTV, kalaupun ada yang tahu hanya sebatas kepanjangannya yaitu High Definition Television dan gambar yang dihasilkan lebih bagus dari TV pada umumnya. Tentang fitur dan fungsi serta kelebihannya jarang ada yang tahu pasti. Yang pasti HDTV secara bertahap akan menggantikan TV standar sistem PAL/NTSC saat ini. Hanya, kapan saatnya, itu yang belum pasti.
Di Eropa sudah ada siaran digital yang memanfaatkan teknologi HDTV ini. Dengan HDTV, gambar yang ditampilkan menjadi sangat tajam. Anda merasa berada di sana. Untuk pindah ke HDTV dibutuhkan penerima dan display baru yang cukup mahal. Bnayak gamer yang juga antusias. Game-console generasi baru seperti XBox 360 dan Sony PS3 sudah mendukung format ini.
Berikut adalah informasi FAQ (tanya jawab) seputar HDTV.
1. Apakah HDTVsebenarnya?
High Definition Television' adalah standar TV digital internasional yang disiarkan dalam format 16:9 (TV biasa 4:3) dan surround-sound 5.1 Dolby Digital. Penonton melihat gambar berkontur jelas, dengan warna-warna matang, dan depth-of-field yang lebih luas daripada biasanya. HDTV memiliki jumlah pixel hingga 5 kali standar analog PAL yang digunakan di Indonesia. Di AS dan Jepang, film dan serial disiarkan dalam HDTV oleh Pay-TV.
2. Alat apa yang dibutuhkan?
Syaratnya adalah transfer data digital. Dengan antena 'tua' yang biasa dipasang di atap, Anda tidak bisa menangkap HDTV. Awalnya, HDTV hanya disiarkan melalui satelit. Sekarang, HDTV juga disiarkan melalui kabel. Apakah HDTV juga akan dapat diterima melalui DVB-T, belum diketahui. Bandwidth untuk transfer sinyal HDTV sangat besar sehingga sulit ditangani oleh saluran DVB-T.
3. Sejak kapan ada HDTV?
Awal tahun 90-an HDTV sudah dicoba dilansir sebagai standar TV di Eropa dengan nama proyek D2-MAC. Upaya ini gagal karena transfer datanya masih analog-saat itu belum ada yang digital. Perangkat penerima dan displaynya juga belum tersedia. Stasiun TV Eropa yang pertama menampilkan program HDTV secara penuh adalah 'HD1' (www.hd-1.tv) di Belgia. Stasiun ini dimulai tanggal 1 Januari 2004 dengan nama 'Euro 1080' dan disiarkan melalui satelit Astra.
4. HDTV mutlak perlu satelit?
Perangkat analog tidak bisa digunakan. Sebuah display HDTV harus mendukung format 16:9 dan resolusi 1.280 x 720 pixel. Agar tidak salah beli, perhatikan stiker jaminan kualitas 'HD ready'. Selain itu, dibutuhkan penerima HDTV (sekitar 400 Euro). Bila tidak memiliki perangkat HDTV, Anda bisa terus menonton PAL yang disiarkan secara paralel oleh stasiun TV. Siaran HDTV dari Premiere tidak dapat diterima tanpa perangkat khusus.
5. Lebih baik mana, 720p atau 1080i?
Pada PAL, resolusi gambarnya adalah 576 baris vertikal dan 720 baris horizontal. Pada format HDTV yang umum digunakan 720 x 1.280 dan 1.080 x 1.920. Keduanya digunakan karena perdebatan mengenai standar tidak menghasilkan sebuah solusi. Format mana yang akan bertahan masih diseleksi pasar. Seperti pada PAL, HDTV 1080i disiarkan dalam bentuk half-pictures, sementara 720p dalam format gambar penuh. Format 720p terasa lebih nyaman di mata, tetapi resolusi 1080i lebih tinggi.
6. Apakah perlu pindah sekarang?
HDTV akan menggantikan PAL, tetapi belum jelas waktunya. Saat ini kita harus mengeluarkan beberapa ratus Euro untuk display dan penerima HDTV. Namun, produsen terus memasarkan produk baru sehingga lambat laun harganya akan turun. Bila Anda hanya menonton siaran berita atau game-show, pindah ke HDTV tidak menguntungkan. Sebaliknya, bila senang menonton film atau acara olahraga di home-theatre, Anda akan menikmati HDTV.
7. Mengapa belum semua ke HDTV?
Baru sedikit pemirsa yang memiliki perangkat HDTV. Banyak stasiun juga ragu karena biayanya mahal, terutama bila harus memproduksi acara sendiri dalam format HDTV. Untuk pengambilan gambar dibutuhkan kamera baru dan latar belakang yang lebih detil. Perias wajah juga harus lebih teliti karena penonton dapat melihat semua kerut wajah dengan jelas. Diperkirakan biaya tambahan yang diperlukan untuk setiap siaran sebesar 25%. Namun demikian, menurut para pakar, hingga 2008 sebagian besar acara di Eropa akan disiarkan dalam format HDTV.
8. Apakah HDTVdapat direkam?
Industri film ingin melengkapi semua format HDTV dengan proteksi copy HDCP. Dengan demikian, siaran HDTV tidak bisa direkam dan hanya bisa ditonton. Namun, blokade ini telah ditembus oleh sebuah minibox asal Korea dengan nama 'DVIHDCP'. Ia mengubah sinyal yang diproteksi menjadi VGA dan dapat direkam tanpa masalah. Sebenarnya, minibox ini tidak dirancang untuk pembajakan, tetapi untuk menampilkan HDTV melalui beamer/proyektor.
Sumber: Majalah CHIP
0 Comments:
Post a Comment
<< Home